Senin, 31 Maret 2014

JAUH LEBIH BERHARGA DARIPADA 100 GURU DI SEKOLAH!

Kereta Api Indonesia memang setali tiga uang dengan permasalahan yang ada di  State-Owned Enterprises alias BUMN Indonesia :))  pada umumnya. Manajemen berantakan, sarat korupsi, pelayanan setengah hati, dan masih banyak juga masalah lainnya. Tapi, itu semua berubah ketika Ignatius Jonan masuk jadi CEO PT KAI sejak 2009. Sekarang KAI sudah amat membanggakan, singkat cerita Starbucks aja berani buka gerai di Stasiun Gambir. Itu yang membuat saya memncoba mempelajari orang sakti ini dengan membeli buku biografinya.

Saat ini saya hanya ingin membagikan renungan yang saya dapati dari buku tersebut yang amat bagus dan mengharukan :').Jonan amat suka membagikan renungan untuk membangkitkan semangat bagi anak buahnya. Renungan ini bertemakan tentang kepedulian seorang ayah. Silakan menikmati

Ada sebuah kisah dari Spanyol.

Sang anak laki2 yang lari dari rumah. Sang ayah mencarinya selama berbulan-bulan tanpa hasil. Akhirnya, sang ayah memasang iklan di sebuah surat kabar ibukota, berbunyi: ”Paco sayang, temui aku di depan kantor surat kabar ini, jam 12 siang, hari Sabtu. Maafkan ayah, dan semuanya sudah aku maafkan. Aku mengasihimu. Ayahmu.”

Di hari Sabtu itu, ada ratusan orang bernama Paco yg dating ke lokasi itu . Ternyata mereka adalah anak2 yg mencari Kasih Sayang dan Pengampunan dari ayah nya.

Statistik mengatakan bahwa orang-orang yang kehilangan kasih dari ayahnya akan tumbuh dengan kelainan perilaku, kecenderungan bunuh diri yg lebih besar, dan bisa menjadi kriminal yang kejam. Menurut sebuah penelitian , 70% dari penghuni penjara dengan masa hukuman panjang sampai seumur hidup adalah orang-orang yang bertumbuh tanpa Kasih Sayang Ayah.

Hai... Para ayah, Ternyata anda dirindukan dan sangat dibutuhkan oleh anak-anak Anda. Jangan habiskan seluruh energi dan pikiran di tempat kerja, sehingga waktu tiba di rumah para ayah hanya memberikan sisa-sisa energi & permasalahan di pekerjaan. Peluk anak-anak Anda, dengarkan cerita mereka, ajarkan Kebenaran & Moral. Dan Anda tidak akan menyesal, karena anak-anak Anda akan hidup sesuai jalan yang Anda ajarkan & persiapkan.

Satu orang Ayah yang Penuh Kasih akan jauh lebih berharga daripada 100 guru di sekolah. (George Herbert)

Selamat menjadi teladan!

Senin, 03 Maret 2014

THE LOVE OF GOD

Ada sebuah lagu hymne yang menarik kata-katanya. Lagu itu berjudul "The Love of God". Lagu ini terdiri dari 3 bait, yang menarik adalah bait ke-3 nya yang saya mau utarakan disini.

Jika lautan luas jadi tinta
Bentangan langit kertasnya
rumput dan pohon dijadikan pena
Tiap orang adalah penulisnya

maka,

Lautan akan kering
Langit takkan mampu menampung
Rumput dan pena habis hilang
Takkan dapat melukiskan kasih Allah yang agung




Kata-kata dari lagu ini amat mengagumkan. Sungguh tepat apa yang dituliskan pada bait tersebut. Ternyata kata-kata ini ditulis pada sebuah dinding Rumah sakit jiwa di Amerika. Tulisan tersebut diketemukan setelah orang tersebut meninggal dan selesai dimakamkan. Menurut cerita, orang tersebut sudah sadar jiwanya ketika menjelang ajal hidupnya dan dia bersyukur atas anugerah Tuhan dalam hidup sebelum dia meninggal.

Memang banyak pertanyaan dalam kehidupan. Mengapa seakan-akan Tuhan membiarkan kejahatan berlangsung, mengapa orang berbuat yang baik dan benar mengalami kesusahan malah lebih enak orang yang tidak setia kepadaNya? Tapi, saya percaya itu semua dalam rencana Tuhan yang indah. Kita hanya perlu mengerti dan berserah kepadaNya dan memikirkan apa rencana Tuhan dalam kehidupan kita. Kasih Tuhan begitu luar biasa. Dia mau mati di salib sebagai pengganti kita yang harusnya dihukum, tapi jika kita percaya akan Dia, sungguh kita sudah diselamatkan.

Hah, hanya dengan peercaya saja? Mudah benar! Iya, justru percaya saja itu yang susah! kita lebih suka mengandalakan apa yang kita perbuat, tidak bergantung semata-mata kepada anugerahNya. Sduahkan kita merasakan kasihNya? salah satu bentuk besar kasihNya, bahwa Dia berjanji untuk menyertai kita dalam suka dan duka. Immanuel, Allah yang beserta kita, Jika Dia bersama kita, apalagi yang kita takutkan? Pertanyaan sekarang adalah : Apakah kita berada di Pihak Allah, atau kita lebih suka akan keinginan dosa, lebih mementingkan diri sendiri daripada Dia, ingin menjadi Allah dalam kehidupan kita sendiri?

Dalam dewasa ini, saya belajar kasih Tuhan amat melimpah dalam kehidupan saya. Saya punya banyak hal yang tak bisa dibeli dengan materi : Teman-teman, keluarga, pengetahaun, rasa ingin rindu bersama Tuhan, dan lain-lain. Hal ini membuat saya makin menyadarai akan Kasih Tuhan begitu luar biasa. 

 IF YOU WANT TO FEEL RICH, COUNT THE THINGS THAT MONEY CAN'T BUY


Sudahkah anda merasakan kasihNya?

Minggu, 23 Februari 2014

ABOUT TIME (2013) : RELISHING TIME AFTER TIME

Setelah menuliskan  beberapa film Romantis dan nuansa cinta, saya ingin me-review satu film yang baru ditonton, About Time

Film ini tidak hanya berbicara romantisme cinta tapi juga banyak hal bisa ditarik. Genre About time adalah drama romance dibumbui science action.

Tim adalah seorang anak laki-laki, ketika dia berumur 21tahun, sang ayah memberitahu satu rahasia bahwa setiap laki-laki dari generasi keluarganya bisa menjelajah waktu. Pertama kali Tim tidak percaya, tapi setelah dia mencoba, dia pun menggunakan kemampuan tersebut untuk pergi ke masa lalu untuk memperbaiki kesialannya terutama dalah berhubungan dengan wanita.

Dia bertemu Mary, cewek yang ditaksirnya, tapi pada awalnya, tidak mudah mendapatkannya dikarenakan tekanan dari sekitar, tapi dengan kemampuan travel time - nya, dia bisa menikahi Mary.

Permasalahan terjadi ketika ada beberapa momen yang coba diubah Tim di masa lalu berdampak pada masa depan, sehingga dia tidak seenaknya menggunakan kemampuannya. Sebagai contoh, adiknya kecelakaan mobil karena mabuk sehabi berantem terus dengan pacarnya. Tim pun naik pitam, dia balik ke masa lalu dan membuat adiknya tidak bertemu dengan pacarnya. Dia pun berhasil, ternyata terjadi masalah, dengan perubahan pacar adiknya, maka yang terkena dampak anak perempuan Tim berubah menjadi anak laki-laki, padahal dia amat sayang pada Posy, sang cewek  buah hati dia. Tim memutuskan dia tidak jadi mengatur pacar adiknya. Dia pun menerima kenyataan bahwa adiknya masuk ke Rumah Sakit karena kecelakaan mobil tersebut, dan pada akhirnya adiknya menjadi sadar sendiri, karena pacaran dengan laki-laki tersebut akan berdampak buruk. Jadi tidak dengan lari ke masa lalu dan mengubahnya, tapi dengan cara menghadapi di masa sekarang dan memperbaikinya.

Time travel seems almost unnecessary because every detail of life is so delightful


Film ini sangat enjoyable, 120menit sangat tidak terasa berlalu. A sort of movie that you must see. Dengan taburan soundtrack yang bagus dan romantis, ditambah pace film yang lambat tapi mengajak penonton menyelami apa yang diinginkan penulis cerita. How Long Will I Love you menjadi soundtrack yang saya amat senang, kata-katanya sungguh indah :) .







Poster film ini juga sangat menarik dan indah. Pengen banget kalau suatu saat foto Pre-wedding dengan gaya begini ;) . I can feel the pure bliss and warm heart from this pic.

Back to story, akhirnya Tim menyadari bahwa kemampuannya sudah tak perlu lagi dilakukan, karena apa yang dia ubah di masa lalu bisa mengubah di masa depan yang kadangkala dalam perjalanannya dia tidak suka, lebih baik dia tidak mengubah masa lalu.

Kita sebagai manusia kadangkala menyesal melakukan sesuatu, dan ingin mengulang waktu tersebut dan memperbaiki. Mungkin juga dalam kehidupan kita terjadi hal yang tak diinginkan, dan kita ingin balik ke masa lalu dan memperbaiki. Tapi pada kenyataannya, yang terjadi hari ini adalah yang terbaik. Yang terpenting dalam hidup ini adalah menikmati. Tuhan tahu apa yang terbaik buat hidup kita. Tugas kita adalah mempercayai Dia dan berusaha yang terbaik. Kalau ada sesuatu terjadi diluar kendali kita, mari kita tidak khawatir. Everything is under His control.

Menghargai waktu yang ada, menikmati hidup yang masih dipercayakan Tuhan dengan sebaik-baiknya, Ini adalah cara untuk mengerjakan yang terbaik dihadapanNya


Ajarlah kami menghitung hari-hari  kami sedemikian  
,hingga kami beroleh hati yang bijak 
Mazmur 90:12

Film ini ditutup dengan powerful quote.  :')

"We're all travelling through time together. Everyday of our life, all we can do is do our best, to relish this remarkable ride"

Jumat, 17 Januari 2014

THE MOST IMPORTANT IS DO YOUR BEST



Jakarta dalam seminggu ini dilanda hujan yang berkepanjangan. Gejala alam ini menyebabkan Jakarta tercinta menjadi banjir diberbagai tempat. Walaupun tidak separah tahun kemarin, tetapi cukup membuat aktifitas penduduknya sebagian besar menjadi lumpuh. Saya harus jujur pekerjaan yang dilakukan Gubernur Pak Jokowi amat berhasil. Beliau merevitalisasi beberapa hal yang menyebabkan banjir tahundan di Ibukota Indondesia ini. Revitalisasi waduk pluit, pembersihan kali-kali, permbuatan taman-taman sebgai resapan air, dan masih banyak lagi .

Hal ini yang tidak ditemui pada gubernur terdahulu, Foke. Entah uangnya dikorupsi atau program-program tidak dijalankan. Jangan heran penduduk mengeluh kepada Foke ketika banjir. Nah, ketika dipegang jokowi kan tetap banjir, apakah para penduduk mengeluh? Jujur saja sudah tidak ada, karena mereka tahu, ini butuh proses dan melihat usah Gubernur dan aparat-aparatnya terus untuk bekerja membenahi DKI Jakarta

Saya belajar banyak tentang hal ini. Ketika diberikan suatu tanggung jawab, entah itu pekerjaan, pelayanan, atau lain-lain, yang harus kita tetap lakukan yaitu bekerja sesuai dengan mandat yang diberikan. Jangan ketika kita sudah diberikan posisi, tetapi melupakan apa yang menjadi tanggung jawab dan balik mengeluh. Tetap bekerja seperti Pak Jokowi dan Ahok. Orang akan melihat bahwa kita sedang melakukan yang terbaik dan tidak hanya berpangku tangan. Meski dalam melakukannya akan ada tetap kritikan, anggap saja bahwa kita telah melakukan sesuatu tapi yang terpenting kita melakukan bagian kita sebaik-baiknya.

Penduduk ibukota amat mencintai Jokowi dan Ahok. Mereka tidak hanya berbicara, tapi sering turun langsung ke lapangan, atau yang dikenal sebagai blusukan. Kita juga jangan hanya pintar berbicara, menggonsep sesuatu, tapi pada pelakasanaan kita tidak  mengerti apa yang sedang dibutuhkan di lapangan.

Jadi marilah kita tetap mengerjakan bagian kita dengan terbaik dan niscaya hasilnya pasti  didapatkan juga amat menyenangkan.



Selasa, 31 Desember 2013

RUMAH SAKIT BAGI PENDOSA

Dunia ini kadangkala  berpikir orang yang datang gereja adalah orang yang sok suci dan munafik. Buat apa ke gereja kalau nanti kamu tetap berbuat dosa? Lebih mending gak usah sering-sering ke gereja, tapi dengan jujur kita masih suka berdosa. Sungguh amat menyesatkan pandangan seperti ini.

Memang benar bahwa kita akan tetap berdosa meskipun kita sering ke gereja, tapi itu bukan membuat kita tidak kesana. Kita sebagai manusia pasti berdosa, tapi bagaimana kita punya kepekaan yang tinggi terhadap dosa tersebut.

Gereja merupakan Rumah Sakit bagi pendosa, bukan merupakan perkumpulan "orang-orang suci". Kita ke gereja menyadari bahwa kita berdosa, membutuhkan anugerah, bersama-sama kita menghadap pencipta yang begitu kudus.  Bahkan dalam pengalaman saya, di gereja bisa saja bertemu orang yang sangat sombong dengan bakat yang Tuhan sudah berikan, ada juga yang berkata tidak benar dibelakang orang, ada yang bercerita melebih-lebihkan, ada juga mencari keuntungan sendiri dari berbagai event, dan lain-lain.. Intinya, tidak ada gereja yang sempurna

Dalam Firman-Nya Allah juga menginginkan supaya kita saling bersekutu. Tentu saja bersekutu dengan manusia yang tidak sempurna pasti didalamnya kita menemukan ketidakberesan, tapi bukan itu yang membuat mundur dari persekutuan. Kita harus mengusahakan bersama-sama, karena Allah sangat mencintai gereja, ibaratnya pengantin wanita seperti yang dituliskan di Alkitab. Jadi, marilah kita terus mendekatkan diri pada persekutuan. Dunia yang makin individualistis ini membutuhkan kebersamaan yang hangat, yang tidak mementingkan diri sendiri, saling berkorban, saling mengasihi, dan hal itu dapat ditemukan dalam persekutan gereja yang indah di hadapan Allah.